March 28, 2016

That Moment!

“My kids are the reason I get up every morning with love in my heart.”

Hello... gimana weekend-nya kali ini? Saya? Alhamdulillah, bahagia :)
Di postingan yang lalu, saya sempat bercerita tentang tinggi Vinka yang sekarang sudah melampaui pundak. Saya juga cerita, kenapa saya sekarang senang sekali memberinya hadiah kejutan berupa coklat atau Lotte Choco Pie berhias pita. Melihatnya tersenyum senang, seketika menghilangkan penat. Enggak cuma itu, ternyata. bonus dari Vinka, si gadis yang beranjak remaja kadang adalah segelas teh manis hangat atau segelas air mineral sejuk saat saya kembali ke rumah. Rupanya, anak-anak benar-benar learning by doing, yah. Yup, karena pembiasaan itulah yang selalu saya ajarkan sama anak-anak. Agar satu sama lain saling memerhatikan, dan peduli.

Saya melihat, saat ini Vinka ikut belajar untuk membalas perhatian, sebatas yang ia bisa lakukan, tentu. Duh… seandainya sekeping senyum bisa diganti dengan sebutir berlian, pasti saya sudah kaya raya! Of kors lah… nyatanya sayang enggak pernah bisa berhenti tersenyum kalau bersama anak-anak!

Dulu, saya pikir, menjadi orangtua itu, berjalan natural saja. Toh, semua orang akan mengalami kondisi sebagai orangtua. Ternyata, selain learning by doing, saya tetap harus terus meng-upgrade diri. Dan semua akan berjalan lebih baik ketika kita tahu ‘ilmu’-nya. Bukan berarti saya merasa sudah pintar loh, karena saya sadar betul, semua kudu dipelajari, dan menjadi orangtua adalah proses belajar tanpa henti. Dan dari hal-hal kecil yang kerap kali terjadi, atau saya lihatdari kedua anak-anak saya, tentu saya banyak belajar karenanya. Dan agar momen tersebut tidak hilang, saya selalu berusaha mengabadikan setiap momen tersebut dalam catatan-catatan ringan seperti ini.

Momen kebersamaan, misalnya. Kan, enggak bisa dibuat-buat, tuh. Nanti kalau dipaksakan, bisa-bisa senyumnya jadi aneh! Dan jujur aja, ada banyak sekali momen-momen saya bersama anak-anak, yang juga saya abadikan lewat ponsel saya, dalam berbagai kondisi dan dalam berbagai suasana. 

Salah satu momen favorit saya bersama anak saya, adalah ketika kami sedang ngobrol dan menikmati camilan bersama, itulah saatnya saya bisa mendengarkan cerita mengenai keseharian anak saya.

Kalau teman-teman suka lihat foto-foto saya sedang bersama anak-anak, sebenarnya itu bagian yang udah disortir. Belum pernah lihat kan, momen yang lebih seru dan gokil lainnya? Ada lho! Hihihi.

March 20, 2016

Andromax E2 Dan Generasi 4G

Bicara perkembangan teknologi, saat ini enggak bisa dipungkiri bahwa tawaran gadget-gadget dengan fitur yang lebih menarik menjadi sesuatu  yang diburu oleh para pelaku online. Sebagian orang mungkin tetap mempertimbangkan merk dan harga. Ibaratnya, semakin harganya mahal, maka semakin oke teknologi tersebut. Well, mungkin iya. Tapi sependek yang saya lihat, toh... akhirnya itu gadget dengan harga selangit, lama-kelamaan harganya turun juga. Karena apa? Karena sebuah merk memang akan melakukan kontinuitas untuk produknya dengan aneka kreativitas, aneka fitur yang lebih menarik. Sehingga, kita sebagai konsumen selalu disuguhkan dengan sesuatu yang baru. Terus, dan terus.

Dan sebenarnya, banyak dari masyarakat Indonesia juga, enggak semuanya bisa menjangkau atau memiliki HP dengan harga selangit. Sementara keinginan untuk memiliki hp dengan fitur yang enggak kalah bagus, menjadi salah satu impian. Yang penting, say no to gaptek dengan harga yang terjangkau.

Jadi begini, beberapa waktu lalu, Smartfren meluncurkan dua ponsel pintar, Andromax R2 dan Andromax E2. Dua ponsel pintar ini adalah ponsel dengan harga yang terjangkau dan sudah memiliki fitur VoLTE. Tau enggak, apa itu VoLTE?

Fitur VoLTE adalah fitur yang menyajikan kualitas suara yang sangat jernih dan juga memungkinkan pengguna untuk dapat menikmati video call hanya dengan mengaktifkan opsi video pada layar. Layanan ini juga sekarang bisa dinikmati oleh seluruh pelanggan Smartfren di 85 kota di Indonesia. And of kors, kali ini Smartfren menjadi operator pertama yang menghadirkan layanan VoLTE bagi pelanggannya, dan semakin memperkuat posisinya sebagai operator selular 4G LTE yang terkemuka di Indonesia. Hmm, semakin salut sama terobosan-terobosan yang dilakukan oleh Smartfren nih. Dengan harga yang terjangkau dan fitur yang lumayan lengkap, dua ponsel pintar ini bisa jadi pertimbangan lho buat kalian.Cek detail mengenai fitur VoLTE di sini


March 13, 2016

Lifebouy Clini-Shield dan Sang Little Master

Minggu pagi, saat saya tidak ada aktivitas ke luar kota atau kegiatan lainnya, saya selalu mengajak anak-anak untuk berolahraga. Apalagi Vinka yang sudah hampir 3 pekan ini ikut saya berlatih yoga. Saya berharap, dengan membiasakan anak-anak berolahraga, daya tahan mereka akan tetap baik, dan mereka pun tetap merasa segar dengan tubuhnya. Khusus untuk Vinka, saya kian menyadari, ternyata posisi bagian pundaknya agak sedikit bungkuk. Usut punya usut, ini disebabkan oleh perlengkapan sekolah yang setiap hari dibawa, sehingga dengan beban yang terlalu berat tersebut, posisi tulang belakangnya agak sedikit bungkuk. Apalagi Vinka tinggi. So, saya bilang sama Vinka, dia harus mulai berlatih yoga, dan fokus di bagian back bend, Semoga saja istiqomah ya :)

Lain halnya dengan Zahran. Olahraga kesukaan dia selama ini memang sepak bola. Tapi sesekali juga dia selalu mencoba gerakan-gerakan yoga, khususnya saat melihat saya berlatih di rumah. Seperti pagi ini. Setelah sesi berlatih yoga saya dan Vinka selesai, kami pun mencoba beberapa pose. Anehnya, Zahran yang termasuk jarang latihan, tubuhnya memang lebih lentur dibanding kakaknya. Alhasil, dengan sedikit arahan teknik dari saya, dia bisa melakukan beberapa pose, seperti bakasana ini. Aah Zahran cocok sekali jadi "Little Master" yoga nih, hehehe.


February 22, 2016

Family Love Day



Ini fakta! Putri saya, vinka, meninggalkan saya….

Eit, kaleum. Bukan meninggalkan dalam arti yang sebenarnya. Tapi kini dia telah meninggalkan masa-masa, saat tinggi badannya tidak lagi di bawah saya. Yup,  waktu begitu cepat berlalu, saat berjalan berdampingan dengan Kakak Vinka, ternyata tinggi tubuhnya sudah menyalip saya. Entah kapan terakhir pundaknya masih berada di bawah pundak saya, dan kini, pundak saya sudah berada beberapa centi di bawahnya. Oh, my little princess :)



Di tengah kesibukan saya sebagai Ibu, Perempuan bekerja dan berorganisasi, waktu sepertinya cepat berlalu. Dan saat bertemu dalam sepinya malam, dan melihat anak-anak tertidur lelap,  saya kerap kali menyadari banyak hal. Menyadari bahwa sebentar lagi si sulung akan menjadi “ABG”, masuk  SMP, yang tentunya membutuhkan lebih banyak perhatian.  Dia bisa saja menjadi anak gadis remaja yang butuh lebih banyak didengar. Menjadi gadis remaja yang mulai berani bersuara dan menarik perhatian saya, atau orang di sekitarnya.